Pelepasan Aset Tetap

Aset tetap yang tidak lagi berguna dapat dibuang, dijual, atau ditukarkan dengan aset tetap lainnya. Rincian ayat jurnal untuk mencatat pelepasan tersebut akan berbeda-beda. Akan tetapi, nilai buku aset harus dihapus dari akunnya. Ayat jurnal untuk kepentingan ini akan mendebit akun akumulasi penyusutan sejumlah saldo pada tanggal pelepasan aset dan mengkredit  akun aset sebesar biaya perolehan asetnya.

Aset tetap tidak boleh di hapus dari akun hanya karena aset tersebut sudah habis disusutkan. Jika  aset masih digunakan oleh perusahaan biaya dan akumulasi penyusutannya tetap dicatat dalam buku besar untuk menjaga akuntanbilitas aset dalam buku besar. Jika  nilai buku aset dipindahkan dan buku besar tidak akan menyimpan bukti keberadaan aset yang masih berlangsung. Salain itu data biaya dan akumulasi penyusutan untuk aset tersebut sering kali masih dibutuhkan untuk keperluan menghitung pajak bangunan dan pajak penghasilan.

Membuang Aset Tetap
Saat aset tetap tidak lagi berguna bagi perusahaan dan tidak memiliki nilai residu atau nilai pasar, aset tersebut dapat dibuang. Jika aset belum habis disusutkan penyusutan harus dicatat sebelum pemindahaan aset tersebut  dan penyediaan jasa dan catatan akuntasi.

Rugi atas pelepasan aset tetap termasuk dalam pos non-operasi dan biasanya dilaporkan dibagian beban lainnya di laporan laba rugi.

Menjual Aset Tetap
Ayat jurnal untuk mencatat penjualan aset tetap sama, kecuali kas atau aset lainnya yang diterima juga harus dicatat. Jika harga jual lebih besar dari nilai buku aset, transaksi tersebut menghasilkan laba. Jika harga jual lebih kecil dari nilai buku aset, berarti mendapatkan rugi.

Pertukaran Aset Tetap yang Serupa
Peralatan  yang lama seringkali dipertukarkan dengan peralatan yang baru dengan kegunaan yang serupa. Dalam hal ini penjual memperbolehkan pembeli menentukan harga untuk peralatan yang lama yang dipertukarkan. Jumlah ini disebut penyisihan pertukaran.

Laba atas pertukaran
Laba atas pertukaran aset tetap yang serupa tidak diakui untuk keperluan pelaporan keuntungan. Hal ini didasarkan pada teori bahwa pendapatan berasal dari produksi dan penjualan barang yang diproduksi oleh aset tetap. Dan bukan dari pertukaran aset tetap yang serupa. Saat penyisihan pertukaran melebihi nilai buku aset yang dipertukarkan dan tidak ada laba yang diakui. 

Rugi atas pertukaran
Rugi atas pertukaran aset tetap yang serupa diakui jika penyisihan pertukaran lebih kecil dari pada nilai buku peralatan yang lama. Saat terjadi rugi, biaya yang dicatat untuk aset yang baru harus merupakan harga pasar (harga katalog).

Sumber daya alam 
Aset tetap milik perusahaan meliputi kayu, bijih besi, mineral, atau sumber daya alam lainnya. Karena perusahaan menghasilkan atau menambang dan kemudian menjual sumber daya alam tersebut, sebagian biaya perolehannya didebit ke akun beban. Proses pemindahan biaya sumber daya kedalam akun beban disebut deplesi.

Jumlah deplesi dihitung dengan mengalikan jumlah yang dihasilkan selama periode tertentu dengan tingkat deplesi. Tingkat deplesi dihitung dengan membagi biaya kandungan mineral dengan estimasi jumlahnya. Penghitungan deplesi sama dengan penghitungan penyusutan unit produksi.

Akumulasi deplesi merupakan akun aset kontra yang dilaporkan dalam neraca sebagai pengurangan dari biaya kendungan mineral.

Berlangganan sekarang, untuk mendapatkan artikel terbaru tentang Ilmu Akuntansi, Audit, dan Perpajakan Gratis! :

1 Komentar Untuk "Pelepasan Aset Tetap"

  1. Kalau pelepasan aset tersebut sdh habis nilai residunya...bagaimana perlakuan pencatatan, dan pajaknya

    BalasHapus

Terima Kasih buat Komentar yang diberikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel