INFO UPDATE

PSAK 69: Agrikultur - Ruang Lingkup dan Definisi

Ruang Lingkup 

PSAK 69: Agrikultur diterapkan untuk pencatatan halhal berikut ketika berkaitan dengan aktivitas agrikultur: 

a. Aset biologis, kecuali tanaman produktif (bearer plants)
b. Produk agrikultur pada titik panen; dan 
c. Hibah pemerintah yang terkait dengan aset biologis. 

Pernyataan ini diterapkan untuk produk agrikultur dari aset biologis milik entitas pada titik panen. Setelah titik panen, PSAK 14: Persediaan (atau Pernyataan lain yang berlaku) diterapkan untuk produk agrikultur tersebut. 

PSAK 69: Agrikultur tidak diterapkan untuk: 
  1. Tanah yang terkait dengan aktivitas agrikultur (lihat PSAK 16: Aset Tetap, PSAK 13: Properti Investasi, dan ISAK 25: Hak Atas Tanah). 
  2. Tanaman produktif yang terkait dengan aktivitas agrikultur (lihat amandemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Agrikultur: Tanaman Produktif). Akan tetapi, Pernyataan ini diterapkan untuk produk dari tanaman produktif tersebut. 
  3. Hibah pemerintah yang terkait dengan tanaman produktif (lihat PSAK 61: Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah). 
  4. Aset tak berwujud yang terkait dengan aktivitas agrikultur (lihat PSAK 19: Aset Tak Berwujud).

Definisi 

Aset biologis (biological asset): hewan atau tanaman hidup. 

Tanaman produktif (bearer plants): tanaman hidup yang (a) digunakan dalam produksi atau penyediaan produk agrikultur; (b) diharapkan untuk menghasilkan produk untuk jangka lebih dari satu periode; dan (c) memiliki kemungkinan yang sangat jarang untuk dijual sebagai produk agrikultur, kecuali untuk penjualan sisa yang insidental. 

Produk yang tumbuh pada tanaman produktif merupakan aset biologis atau produk agrikultur. 

Produk agrikultur (agricultural produce): produk yang dipanen dari aset biologis milik entitas. 

Panen (harvest): pelepasan produk dari aset biologis atau pemberhentian proses kehidupan aset biologis. 

Aktivitas agrikultur (agricultural activity): Manajemen transformasi biologis dan panen aset biologis oleh entitas untuk dijual atau untuk dikonversi menjadi produk agrikultur atau menjadi aset biologis tambahan. 

Transformasi biologis (biological transformation): terdiri dari proses pertumbuhan, degenerasi, produksi, dan prokreasi yang mengakibatkan perubahan kualitatif atau kuantitatif aset biologis. 

Biaya untuk menjual (cost to sell): biaya inkremental yang diatribusikan secara langsung untuk pelepasan aset, tidak termasuk beban pembiayaan dan pajak penghasilan. 

Hibah Pemerintah (government grant): sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 61: Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah. 

Jumlah tercatat (carrying amount): jumlah aset yang diakui dalam laporan posisi keuangan. 

Nilai wajar (fair value): harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. (Lihat PSAK 68: Pengukuran Nilai Wajar). 

Beberapa tanaman, misalnya, tanaman anggur dan pohon kelapa sawit, biasanya memenuhi definisi tanaman produktif (bearer plants) dan termasuk dalam ruang lingkup PSAK 16: Aset Tetap. Namun, produk yang tumbuh (produce growing) pada tanaman produktif (bearer plants), sebagai contoh, buah anggur dan tandan buah segar, termasuk dalam ruang lingkup PSAK 69: Agrikultur. 

Karakteristik Umum Aktivitas Agrikultur 

Aktivitas agrikultur mencakup beragam aktivitas, misalnya: perkebunan, peternakan, kehutanan, budidaya perikanan dan lain-lain, dengan karakteristik umum sebagai berikut: 

Kemampuan untuk berubah: hewan dan tanaman hidup mampu melakukan transformasi biologis. 

Manajemen perubahan: manajemen untuk mendukung transformasi biologis dengan meningkatkan, atau setidaknya menstabilkan, kondisi yang diperlukan agar proses tersebut dapat terjadi (contoh: tingkat nutrisi, kelembaban, temperatur, kesuburan dan cahaya). 

Pengukuran perubahan: perubahan dalam kualitas (contoh: keunggulan genetik, kepadatan, kematangan, kadar lemak, kadar protein, kekuatan serat) atau kuantitas (contoh: keturunan, berat, meter kubik, jumlah tunas dll) yang dihasilkan oleh transformasi biologis atau panen diukur dan dipantau sebagai fungsi manajemen yang rutin.
loading...

Posting Komentar

Terima Kasih buat Komentar yang diberikan.

 
Copyright © 2020 INFO AKUNTAN

Powered by Aditya Tarigan